Pelaku Homo Dilempar Petugas Hisbah IS Wilayah Mosul dari Atas Gedung

MOSUL (Manjanik.net) – Disaat negara-negara yang mayoritas berpenduduk Muslim seperti Indonesia atau Arab Saudi takut dan bingung dalam menghukum para pelaku homoseksual atau lesbian sesuai syari’at Islam, maka Daulah Islam/Islamic State (IS) secara tegas menerapkan hukuman tegas terhadap para pelaku homo.

Dalam Islam, pelaku homoseksual atau liwat harus dihukum dengan cara dilempar dari atas gedung yang tinggi. Hal ini selain memberikan efek jera juga merupakan hukuman dan balasan yang setimpal dengan apa yang telah mereka para pelaku homoseksual atau lesbian lakukan.

Dan di wilayah Daulah Islam (IS), salah satunya di kota Mosul atau Ninawa, petugas Hisbah dihadapan warga dan kaum Muslimin di Raqqah menegakkan hukum had bagi pelaku homo yang telah terbukti melakukan perbuatan menyimpangnya tersebut.

“Pekerjaan Departemen Hisbah di kota #Mosul – Menegakkan hukuman had terhadap pelaku liwat (homo seksual),” demikian laporan sayap media IS, Al-Fatihin Media pada Selasa (10/1/2017). (Baca: Macam-Macam Hukum Didalam Al-Qur’an Hadits yang Diterapkan di Wilayah IS (2)

Pelaku Homo Dilempar Petugas Hisbah IS Wilayah Mosul dari Atas GedungSeperti diberitakan Manjanik.net sebelumnya, homoseksual adalah laki-laki yang melakukan jima’ (persetubuhan) dengan laki-laki lain melalui duburnya, yaitu dengan cara memasukkan khasyafah (kemaluan laki-laki) ke dalam dubur (lubang anus laki-laki) atau menyetubuhi hewan ternak.

Sanksi pelaku homoseksual; Allah Ta’ala berfirman, {Dan ingatlah ketika Luth berkata kepada kaumnya, “Mengapa kamu melakukan perbuatan keji yang belum pernah dilakukan oleh seorangpun sebelum kamu (di dunia ini)? sungguh kamu telah melampiaskan syahwat kepada sesama lelaki bukan kepada perempuan. Kamu benar-benar kaum yang melampaui batas. [QS. al- A’raf: 80-81]}.

Sanksi pelaku homoseksual adalah dibunuh, baik pelakunya itu seorang muhshan maupun ghairu muhshan, seorang yang merdeka maupun budak sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam: “Siapa saja (di antara kalian) yang mendapati orang yang melakukan homo seperti perbuatan kaum Luth maka bunuhlah pelaku dan obyeknya.” (HR. Ahmad & Tirmidzi)

Telah terjadi perbedaan pendapat mengenai cara membunuh pelaku homoseks, yaitu di kalangan para sahabat radhiyallahu ‘anhum, ada yang berpendapat pelaku homoseks dibakar dengan api, ada pula yang berpendapat mereka (pelaku homo) dirajam dengan batu sampai mati, dan ada pula yang berpendapat agar pelaku homo dilempar dari gedung tertinggi di suatu negeri. [SS]